8.2.1 Obat antiretroviral

8.2.1 Obat antiretroviral

 

Obat ARV terdiri dari tiga golongan utama: nucleoside analogue reverse transcriptase inhibitors (NRTI), non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors (NNRTI), dan protease inhibitors (PI) (lihat tabel 31).

Baku pengobatan adalah Triple therapy. WHO merekomendasikan bahwa rejimen lini pertama adalah 2 NRTI ditambah satu obat NNRTI. Penggunaantriple NRTI sebagai lini pertama, saat ini dianggap sebagai alternatif kedua. Protease inhibitor biasanya direkomendasikan sebagai bagian dari rejimen lini kedua pada sebagian besar fasilitas dengan sumber daya terbatas.

EFV (Efavirenz) adalah pilihan NNRTI untuk anak yang diberi rifampisin, jika pengobatan harus dimulai sebelum pengobatan anti tuberkulosis tuntas diberikan. Lihat dosis obat dan rejimen pada Lampiran 2.

Menghitung dosis obat

Dosis obat terdapat di lampiran 2, dihitung per kg berat badan untuk sebagian obat dan sebagian yang lain dihitung per m2 luas permukaan tubuh anak. Tabel yang menunjukkan berat ekuivalen untuk berbagai nilai luas permukaan tubuh terdapat pada Lampiran 2 untuk membantu menghitung dosis. Secara umum, anak lebih cepat memetabolis PI dan NNRTI dibandingkan dewasa, oleh sebab itu dibutuhkan dosis ekuivalen dewasa yang lebih besar untuk mencapai tingkat kecukupan obat. Dosis obat harus ditingkatkan pada saat berat badan bertambah; jika tidak, akan terjadi risiko kekurangan dosis dan terjadi resistensi.

Formulasi

Formulasi cair mungkin sulit didapat, lebih mahal dan mungkin mempercepat masa kedaluwarsa. Dengan bertambahnya umur anak, jumlah sirup yang harus diminum akan cukup banyak. Oleh karena itu, mulai dari 10 kg berat badan, lebih baik diberi sediaan dewasa yang dibagi atau sediaan kombinasi (lihat tabel obat).

colour: 

Supported by: